 |
| Sumber: Google |
Terkait kasus pembobolan dana nasabah yang dilakukan pegawai
Bank BNI Ambon. Mengenaihal tersebut
BNI Ambon terus lakukan pemulihan kepercayaan masyarakat.
Salah satu upaya mengembalikan kepercayaan itu dengan tetap meningkatkan pelayanan terhadap para nasabah secara baik.
Sampai saat ini aktivitas transaksi perbankan di
BNI sampai hari ini masih tetap berjalan sebagaimana biasanya.
“Kita tetap melakukan aktivitas transaksi seperti biasa tanpa melakukan kegiatan yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap
BNI,” kata Nolly wakil pimpinan
BNI cabang
Ambon.
Dirinya juga mengatakan bahwa sampai dengan hari ini, masyarakat masih tetap mempercayakan
BNI dengan melakukan berbagai transaksi, baik terkait kredit maupun transaksi lainnya. Ditambahkan, wajar kalau masyarakat terganggu dengan peristiwa di
BNI.
Namun pihaknya bertanggungjawab untuk melakukan upaya dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat, terutama para nasabah
BNI. Terkait dengan volume transaksi di tingkat Kantor Cabang Pembantu (KCP), dia mengatakan tetap berjalan seperti biasa.
“Karena para pegawai telah melakukan berbagai pendekatan dengan menyampaikan kondisi di
BNI jadi semuanya berjalan dengan baik,” jelas dia.
Menyinggung soal pengakuan Faradiba terkait buku kuning yang berisi catatan-catatan terkait kasus pembobolan dana nasabah hilang di kantor BNI, Nolly mengaku tidak ada buku kuning di
BNI.
“Di
BNI tidak ada buku kuning. Apa yang disampaikan oleh Paradiba, itu bagian dari pada kesaksian pada kasus yang ada. Kalau pun itu ada, buat apa kita simpan. Pegawai saja kita dorong untuk diperiksa, apalagi benda mati seperti buku kuning,” tegasnya.
Kata dia, buku kuning yang diungkapkan oleh Faradiba itu bukan bersifat
BNI, melainkan bersifat ptibadi. Sehingga pihak
BNI tidak tahu soal itu. Pihaknya berharap, kasus itu bisa diatasi secepatnya. Pihaknya menaruh kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Selain itu, soal permintaan dari OJK pusat untuk melakukan audit internal dan forensik di
BNI, kata Nolly, hal itu telah dilakukan. Bahkan hingga saat ini prosesnya masih berlangsung, sehingga hasilnya pun belum mereka dapatkan.
“Audit di internal masih berlangsung. Kita sampai saat ini belum mendapatkan hasil audit tersebut. Kami juga tidak tahu prosesnya akan berjalan hingga kapan,” tandasnya.